SWIPE UP TO READ

Cerita Sopir Pikap Korban Begal di Bekasi: Dibuang dengan Kondisi Mulut dan Mata Terlakban

toni

Berita26 November 2022

BEKASI - Jayadi, sopir pikap yang menjadi korban begal di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, menceritakan kronologis peristiwa pembegalan yang menimpa dirinya.

Dia mengaku bahwa mulut dan matanya dilakban oleh komplotan begal yang mengambil mobil pikap yang dia kemudikan. Setelah itu, dirinya diturunkan di daerah Kalimalang.

Jayadi mengaku dirinya juga sempat diancam sebelum mengalami oleh komplotan begal itu sebelum dilakban dan dibuang di Kalimalang.

"Saya disuruh masuk ke dalam mobil dengan dipaksa dan saya diancam disuruh diam apabila ingin selamat. Lalu saya dilakban di bagian mata dan mulut, setelah dibuang saya buka lakban dan saya sadar sudah berada di kali malang," katanya dikutip dari laman Polres Metro Bekasi.

Kemudian, dia mengaku langsung berinisiatif untuk melepaskan lakban dan berjalan kaki mencari kantor polisi terdekat untuk membuat laporan.

Dia pun sampai di Polsek dan kemudian diantarkan ke Polres Metro Bekasi untuk proses pelaporan lanjutan.

"Saya jalan kaki ke Polsek lalu dibantu oleh petugas polsek ke Polres untuk membuat laporan terkait perampokan yang saya alami," ujarnya.

Sebelumnya, Unit Jatanras Polres Metro Bekasi meringkus enam begal mobil pikap yang beraksi di Jalan Raya Rengasbandung, Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. 

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengatakan, keenam orang tersebut adalah DS (43), AK (41), AS (50), HB (42), RH (42) dan YF. Komplotan itu beraksi dengan menyasar seorang sopir pikap yang melintas di lokasi kejadian pada Jumat (30/9/2022).

SimpleWordPress
SimpleWordPress

Terkini

Join Grup

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda